CARA MUDAH BUDIDAYA CACING TANAH BAGI PEMULA

CARA MUDAH BUDIDAYA CACING TANAH BAGI PEMULA

Cara mudah budidaya cacing tanah – Cacing tanah merupakan salah satu binatang yang memiliki banyak sekali manfaat, salah satunya sebagai penyubur tanah. Namun, bila berbicara mengenai manfaat dari cacing tanah sebenarnya tidak ada habisnya. kita ambil contoh, cacing tanah merupakan salah satu bahan baku kosmetik.

Hewan dengan nama latin Lumbricina. Dalam dunia kosmetik berfungsi sebagai suatu ramuan untuk mengencangkan kulit, meremajakan kulit hingga memperlambat penuaan. Manfaat lainnya bisa juga digunakan sebagai obat Typus. kandungan zat antibacteri untuk melawan bakteri dan virus penyebab typus serta masih banyak lagi manfaatnya.

Melihat manfaat tersebut, peluang bisnis yang dimiliki oleh cacing tanah saat ini cukup besar. sehingga budidaya cacing tanah bukan lagi hal baru di kalangan pebisnis namun merupakan hal baru di kalangan orang awam. Sedikit orang yang faham bagaimana cara budidaya cacing tanah. nah kali ini mimin akan menjelaskan bagaimana cara mudah budidaya cacing tanah (lumbricina) kepada sahabat ternak semua, yuk mulai !

Persiapan media budidaya

  1. Tanah yang digunakan merupakan tanah dengan kandungan bahan organik yang tinggi,
  2. Kandungan bahan organic yang tinggi dapat diperoleh dari bahan sisa tanaman, bahan organic sisa rumah tangga, kotoran hewan serta bahan organik lain.
  3. Kadar pH tanah harus netral atau asam yaitu sekitar pH 6 sampai Ph 7,2.
  4. Kelembaban yang optimal untuk pertumbuhan dan perkembangbiakan cacing tanah adalah antara 15-30 %.
  5. Suhu yang diperlukan untuk pertumbuhan cacing tanah dan penetasan kokon adalah sekitar 15–25 derajat C atau suam-suam kuku. Suhu yang lebih tinggi dari 25 derajat C masih baik asal ada naungan yang cukup dan kelembaban optimal.
  6. Lokasi pemeliharaan cacing tanah diusahakan agar mudah penanganan dan pengawasannya serta tidak terkena sinar matahari secara langsung misalnya di bawah pohon rindang, di tepi rumah atau di ruangan khusus (permanen) yang atapnya terbuat dari bahan-bahan yang tidak meneruskan sinar dan tidak menyimpan panas.
contoh tempat budidaya cacing tanah menggunakan jeding atau kolam buatan
contoh tempat budidaya cacing tanah menggunakan jeding atau kolam buatan

CARA BUDIDAYA

oke sahabat ternak semua langsung saja ya inilah cara mudah budidaya cacing tanah ,, skuyyy!!!

Persiapan tempat budidaya cacing

Tidak usah terlalu mewah ya sahabat ternak semua, bisa menggunakan kolam bekas adukan semen, kotak buah bekas, atau kotak apapun. Dengan syarat tanah tertahan dan tidak banyak lubang. Kapasitas kotak dengan tinggi 0,3 m, panjang 2,5 m dan lebar 1 m untuk cacing 10.000 ekor atau ±1 m3.

Persiapan media budidaya

Masukkan tanah yang telah dicampur dengan sampah organik tadi. Sebelum di masukkan bibit cacing diamkan tanah dan ukur pH serta kelembapannya sesuai dengan panduan diatas.

Pembibitan

Pembibitan untuk skala budidaya yang cukup besar mimin sarankan agar sahabat ternak membeli ke peternak cacing agar jelas jenis, umur, berat, kualitas dan harga. Namun bila terdapat pilihan menggunakan cacing alam tidak apa-apa boleh saja yang penting cacing tanah yaa.

Pemeliharaan

Pemeliharaan cacing tidaklah sulit, seperti judul cara mudah budidaya cacing tanah. maka sahabat ternak hanya perlu memberi makan berupa sampah organik sisa makanan seperti nasi, sayuran dll yang di blender jadi bentuknya seperti bubur. Setelah itu ditaburkan ke atas media tanam tapi jangan sampai menutupi keseluruhan permukaan. Sisakan 1/3 bagian permukaan atau kira kira jangan di sebar rapat lalu tutup dengan karung atau plastic agar tidak tembus cahaya.
Lakukan cek setiap 3 jam atau 12 jam sekali untuk memastikan cacing tetap ditempatnya dan tidak keluar media.
Media yang sudah menjadi tanah atau yang telah banyak telur (kokon) harus diganti. Supaya cacing cepat berkembang, maka telur, anak dan induk dipisahkan dan ditumbuhkan pada media baru. Rata-rata penggantian media dilakukan dalam jangka waktu 2 Minggu.

Panen cacing

Dalam beternak cacing tanah ada dua hasil terpenting (utama) yang dapat diharapkan, yaitu biomas (cacing tanah itu sendiri) dan kascing (bekas cacing). Panen cacing dapat dilakukan dengan berbagai cara salah satunya adalah dengan mengunakan alat penerangan seperti lampu petromaks, lampu neon atau bohlam. Cacing tanah sangat sensitif terhadap cahaya sehingga mereka akan berkumpul di bagian atas media. Kemudian kita tinggal memisahkan cacing tanah itu dengan medianya.
Ada cara panen yang lebih ekonomis dengan membalikan sarang. Dibalik sarang yang gelap ini cacing biasanya berkumpul dan cacing mudah terkumpul, kemudian sarang dibalik kembali dan pisahkan cacing yang tertinggal.
Jika pada saat panen sudah terlihat adanya kokon (kumpulan telur), maka sarang dikembalikan pada wadah semula dan diberi pakan hingga sekitar 30 hari. Dalam jangka waktu itu, telur akan menetas. Dan cacing tanah dapat diambil untuk dipindahkan ke wadah pemeliharaan yang baru dan kascingnya siap di panen.

panen cacing tanah
Panen Cacing Tanah